Type Here to Get Search Results !

Oknum Kepala Sekolah SDN 09 Pauh Barat Diduga Berbuat Sepihak, Pekerjaan Dinilai Asal Jadi

 Oknum Kepala Sekolah SDN 09 Pauh Barat Diduga Berbuat Sepihak, Pekerjaan Dinilai Asal Jadi


 2026-08-11

PARIAMAN – Pembangunan fisik sarana di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 09 Pauh Barat kini menuai sorotan tajam dari masyarakat. Proyek yang seharusnya dikelola secara terbuka dan melibatkan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan Sementara (P2SP) justru diduga berjalan tertutup, terkesan dikerjakan sepihak oleh oknum kepala sekolah tanpa melibatkan tim yang telah dibentuk sesuai ketentuan. Bahkan kualitas pekerjaan pun dinilai asal jadi dan jauh dari standar yang diharapkan.

 

P2SP merupakan tim internal yang wajib dibentuk di setiap sekolah penerima program revitalisasi infrastruktur pendidikan. Tugas utamanya merancang, mengelola anggaran swakelola secara transparan, serta melaksanakan pembangunan fisik sarana sekolah. Struktur tim ini terdiri dari penanggung jawab, ketua, sekretaris/logistik, bendahara, hingga kepala pelaksana, yang semuanya harus saling bekerja sama dalam satu kesatuan sistem pengawasan.

 

Namun kenyataan di lapangan sangat jauh dari harapan. Sampai saat ini, Ketua P2SP beserta jajarannya justru tidak dilibatkan sama sekali dalam proses pembangunan tersebut. Padahal, tim ini adalah pihak yang secara prosedural berhak dan wajib mengawal perencanaan hingga pelaksanaan pekerjaan agar berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Tak hanya soal proses yang tertutup, hasil fisik pembangunan pun menuai kritik. Pekerjaan terkesan asal jadi, kurang rapi, dan tampak tidak sesuai standar kualitas yang seharusnya dipenuhi. Hal ini menimbulkan dugaan kuat bahwa tanpa pengawasan dari P2SP, pelaksanaan pembangunan berjalan sekenanya, mengabaikan kualitas demi kepentingan yang tidak diketahui publik.

 

Ketika awak media mendatangi lokasi untuk menanyakan kejelasan pelaksanaan pembangunan, Kepala Sekolah selaku penanggung jawab hanya memberikan pernyataan yang terkesan mengambang. Beliau menyebutkan bahwa sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, namun tidak mampu merinci dengan siapa saja koordinasi dilakukan, apa hasilnya, serta mengapa P2SP tidak ikut dilibatkan dalam proses tersebut.

 

Jawaban yang disampaikan kepala sekolah pun belum mampu menjelaskan alasan ketiadaan plang informasi dan absennya keterlibatan tim P2SP dalam setiap tahapan pekerjaan. Padahal, keberadaan papan informasi dan keterlibatan panitia adalah syarat mutlak dalam menjamin transparansi dan akuntabilitas setiap proyek yang bersumber dari anggaran negara.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan pasti mengenai apa sesungguhnya yang terjadi di balik pembangunan tersebut. Masyarakat berharap pihak berwenang segera turun menyelidiki dan meluruskan segala kejanggalan yang ada, mulai dari proses pengelolaan hingga kualitas fisik pekerjaan, agar prinsip transparansi ditegakkan dan hak publik atas informasi dapat dipenuhi sebagaimana mestinya, 


Team tangguh

 

 

Posting Komentar

0 Komentar
Terima Kasih Telah Mengunjungi Portal Berita CAKRA NEWS.COM, Semoga kabar yang kami sampaikan menambah bahan informasi anda !!