Jajang-Teguh
Jajang Suherman dan Muhammad Teguh Harditya mendaftar sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar dari jalur Independent periode 2018-2023.

cakranews.com, Bandung - Dua lelaki asal Bandung datang ke KPU Jabar untuk mendaftar sebagai pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat dari jalur independent, Jumat (24/11).
 
Pendaftaran dua lelaki gagah yang datang dengan mengenakan baju batik lengan panjang, lengkap dengan kopiah dan kacamata hitam belum bisa didaftarkan KPU Jabar karena belum membawa  bukti dukungan berupa B1KWK, B2KWK.
 
Kedatangan Jajang Suherman (Balon Gubernur) dan Muhammad Teguh Harditya (Balon Wakil Gubernur), diterima secara langsung oleh Kasubag Hupmas KPU Jabar Cecep Suherman.
 
"Saya datang untuk mendaftar sebagai calon independen. Saya Jajang dari wiraswasta dan ini calon wakil saya Teguh juga dari wiraswasta," kata Jajang, memperkenalkan diri.
 
Jajang mengatakan dia datang ke KPU Jabar untuk mendaftar sebagai pasangan balon Gubernur dan Wakil Gubernur jalur Independen karena telah mengantongi 2,4 juta KTP dukungan.
 
"Modal saya KTP dukungan, sebagaimana yang disyaratkan KPU. Saya sudah siapkan 2,4 juta KTP. Sedang saya rekap, disiapkan semua," kata Jajang.
 
Menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur bagi Jajang dan Teguh adalah jalan ibadah. Tujuannya agar bisa memperbaiki Jawa Barat.
 
"Oleh karenanya saya pilih mendaftar lewat independen, karena kami tidak percaya dengan partai politik," kata Jajang yang semasa kuliahnya pernah menjadi aktifis HMI, dan pernah juga menjadi anggota Partai Golkar.
 
Jajang juga mengaku sudah punya modal finansial yang cukup untuk maju sebagai bakal calon Gubernur.
 
"Saya optimis, jadi atau tidaknya nanti. Saya serahkan ke yang di atas. Jadi Alhamdulillah, nggak jadi juga nggak apa," tegasnya.
 
Harapannya, ujar Jajang, semua warga Jawa Barat bisa membantu terwujudnya harapan ini. "Semua warga Jawa Barat wajib membantu kami dan kami juga wajib membantu semua elemen di Jabar," tutur Jajang.
 
Teguh, bakal calon Wakil Gubernur Jajang juga punya keyakinan yang sama dengan pasangannya. "Saya juga asal Bandung. Saya sama seperti teman-teman, saya juga wartawan. Kebetulan saya Pemred. Jadi kalau ditanya basic saya, ya mungkin rekan-rekan semua yang akan saya rekrut, karena sama-sama pers. Mungkin cukup ya," katanya.
 
Kasubag Hupmas KPU Jabar Cecep Suherman mengatakan Jajang dan Teguh belum bisa didaftarkan sebagai pasangan balon 
Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar dari jalur Independen.
 
"Mereka baru menyerahkan daftar LO. Syarat untuk mendaftar sebagai pasangan calon belum mereka serahkan," katanya.
 
Dijelaskan Cecep mekanisme pendaftaran calon perorangan ada dua formulir, yakni B1KWK merupakan formulir dukungan yang diberikan oleh seseorang kepada paslon, baik individu atau kelompok, dan formulir B2KWK merupakan rekapitulasi jumlah dukungan.
 
Selanjutnya bakal pasangan calon perorangan harus mengumpulkan berkas dukungan dalam bentuk hard copy dan soft copy minimal tiga berkas.

(Aris)