Laila Sari
Laila Sari

cakranews.com, Jakarta - Inna lillahi wa inna ilaihi raji`un. Laila Sari, artis tiga zaman menghembuskan nafas terakhir dalam usia 82 tahun, Senin 20 November 2017 pukul 19.50 WIB di rumahnya kawasan Tangkywood, Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat.

Jenazah akan dimakamkan Selasa 21 November 2017 ba'da Dzuhur di TPU Karet Bivak Tanahabang, Jakarta Selatan. Lokasi itu dipilih, karena disitulah Boertje, suaminya meninggal tahun 2000, dikebumikan.

Almarhumah yang sudah berusia lanjut meninggal beberapa saat setibanya di rumah, usai syuting di salah satu stasiun televisi swasta. Maya Sari, anak semata wayang Laila Sari memperkirakan ibunya meninggal selain karena sudah berusia lanjut juga akibat faktor kelelahan. "Kayanya sih begitu," katanya di rumah duka.

Tetangga Laila Sari juga memperkirakan demikian, sebab pagi harinya nenek Laila masih terlihat bugar. Malah, masih sempat cuci piring sebelum pergi syuting.

Nenek kelahiran Padang Panjang 4 November 1935, meninggalkan satu anak dan tiga cucu.

Laila Sari mengawali kariernya di layat lebar lewat film Dinamika tahun 1955, selanjutnya Peristiwa 10 November 1956, Singa Betina dari Marunda (1971), Wadjah Seorang Laki-laki (1971) Warung Pojok (1977), Pulau Putri (1977), Inem Nyonya Besar (1977), Tuan Besar (1977), Kembang Semusim (1980), film terakhirnya Air dan Api (2015).

(An)