Gesit


cakranews.com, Bandung - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat  akan menyelenggarakan Pegelaran Kretivitas Seni Tradisional  Kota Bandung, di Gedung Kesenian Rumantang Siang, Jalan Beranang Siang No 1, Kosambi, Bandung. pada hari Rabu (18/10). Kegiatan terselenggara berkat kerjasama Disparbud dengan Paguyuban Gerakan Seni Tradisional (Gesit) dan Gerak Olahvokal Jenaka Edukasi dan Harmonik (Gojeh)

Ketua Gesit Jabar, Usdek Kaniawati mengatakan Gojeh diajak bergabung karena group kesenian tradisional Kota Bandung ini memiliki segudang prestasi. Bahkan, berulang kali mewakil kota Bandung di berbagai event pegelaran seni tradisional.  

Prestasi yang telah ditorehkan Gojeh diantaranya, juara Reog Tingkat Jabar, Juara ke III Calung Tingkat Jabar.

Berkat prestasinya tersebut, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung,  kontrak untuk tampil di berbagai event Kepemudaan dan Olahraga.

"Dalam pegelaran  kretivitas seni tradisional, Rabu besok, akan menampilkan music tradisional “KLOM”/ bakiak, yang merupakan kolaborasi dari music Reog, Calung, Kecapi dan Tari," kata Ambu Usdek, panggilan akrab dari Usdek Kaniawati.

Kolaborasi music Klom/bakiak ini tentunya  sangat unik, karena diikuti juga oleh tari-tari tradisional khas Jawa Barat.

Adapun, maksud dan tujuan pegelaran ini,  menurut  Ambu Usdek, merupakan wujud kepedulian dan komitmen Gesit  terhadap seni-budaya tradisional Jabar, agar tidak punah atau tergerus oleh arus globalisasi, sehingga terus berkembang.

Ketua Gojeh Kota Bandung Endang Brend mengatakan, pihaknya berterima kasih sekali kepada Gesit dibawah pimpinan Ambu Usdek yang telah mempercayai Gojeh untuk  melakukan pegelaran kreativitas seni tradisi kota Bandung.

Terus terang, Gojeh dalam berbagai event seni tradisional terus mendulang prestasi, bahkan selalu mewakili kota Bandung, baik ditingkat Jabar maupun Nasional.  Namun, sampai saat ini, wujud perhatian dan kepedulian pemerintah kota Bandung walaupun sudah ada tapi masih kurang.  Untuk itu, kami berterima kasih sekali kepada Gesit yang sangat peduli terhadap pelestarian seni tradisional Jabar dan khususnya kota bandung, ujarnya.

Endang mengatakan, di bandung ini cukup banyak seninan tradisional seperti, calung dan reog, tapi karena kurang pembinaan dari pemerintah akhirnya tidak sedikit pemain calung yang iramamusiknya tidak sejalan dengan lagu yang dibawakan.

Selain pembinaan, kami juga memohon pemerintah untuk dapat memberikan tempat bagi kami selaku pelaku seni tradisional, agar kami lebih leluasa dalam berinovasi dan lebih kreatifitas. Sehingga kedepan Gojeh akan lebih eksis lagi, harapnya.

(Aris)