Nikahsirri
Dengan berurai air mata, Rani Tania, istri pemilik situs Nikahsirri.com meminta maaf kepada rakyat Indonesia

cakranews.com, Jakarta - Dengan berurai air mata, Rani Tania, istri pemilik situs Nikahsirri.com meminta maaf kepada rakyat Indonesia dan berharap agar suaminya, Aris Wahyudi, yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan pelanggaran Undang-Undang ITE dan Pornografi diberikan keringanan hukuman.

Dengan mengenakan baju lengan panjang berwarna merah muda dan kerudung bemotif bunga-bunga, Rani menyambangi Balai Wartawan Polda Metro Jaya, dengan ditemani Hendri Indraguna, kuasa hukum suaminya, Kamis (12/10).

Sebelum memberikan keterangan kepada wartawan, Rani bersama anaknya mengunjungi Aris di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. 

"Saya hanya seorang istri, mengurus rumah tangga dan mengurus anak-anak tidak punya penghasilan, hanya suami yang memberi nafkah untuk sehari-hari," tuturnya.

Rani bercerita, setelah penangkapan suaminya, dia dikucilkan oleh masyarakat di sekitar kediamannya di Bekasi. Dia memilih untuk tidak keluar dari kediamannya karena tertekan.

Ibu tiga anak itu mengklaim, selama ini, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dia terpaksa harus berutang kepada keluarga.

Stress Pilkada

Terkait dengan gangguan jiwa yang diderita Aris, Rani pun mengklarifikasi hal tersebut. Dia mengatakan, gangguan jiwa yang dimaksudnya adalah stres atau banyaknya pikiran yang dialami Aris usai mengalami kekalahan dalam Pilkada Kabupaten Banyumas tahun 2008. 

Pikiran yang menjerat Aris lantaran telah menghabiskan modal sekitar Rp5 miliar. Lantaran harus mengganti utang untuk modal Pilkada tersebut, Rani mengatakan, Aris memulai usahanya di nikahsirri.com.

(Dong)