Rantis Serbu
Rantis Serbu yang Akan Digunakan Jokowi pada HUT TNI ke-72

cakranews.com, Jakarta - Kendaraan taktis (rantis) P6-ATAV yang akan digunakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan inspeksi pasukan pada HUT TNI ke-72 di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, hari ini Kamis (5/10/2017), merupakan produksi PT Sentra Surya Ekajaya (SSE) yang pabriknya berada di Tangerang, Banten.

Lalu, seperti apa bentuk dan spesifikasinya?

Kendaraan taktis P5-ATAV (All Terrain Assault Vehicle) memiliki dimensi panjang 4,6 meter, lebar 2,3 meter, dan tinggi 1,5 meter. P6-ATAV dibangun dari material steel high grade dan dual alumunium.

Sebagai rantis serbu, P6-ATAV dapat dipasangi beragam dudukan untuk senjata, mulai dari upper gun mounting dan side gun mounting. P6-ATAV pada posisi upper gun menggunakan jenis FN MAG kaliber 7,62 mm dan side gun menggunakan FN kaliber 5,56 mm.

Untuk urusan dapur pacu, P6-ATAV disokong mesin turbo diesel 4 silinder 2.300 cc. Kekuatan mesinnya mencapai 142 hp pada 3.400 rpm. Seperti halnya Flyer 4×4, posisi mesin ditempatkan di bagian belakang. Sebagai kendaraan dengan kemampuan offroad kelas super, P6-ATAV mengusung independent suspension, dan winch khas kendaraan offroad.

Untuk mesin, P6-ATAV menggunakan mesin lokal. Hal ini dimaksudkan untuk kemudahan suku cadang dan pemeliharaan. Walau lokal, mesin diharuskan kuat dengan perbandingan power to weight ratio mencapai 56 HP/ton. Tak heran jika kemudian P-6 mampu bergerak sangat lincah.

Dengan bobot hanya sekitar 2 ton, mobilisasi P6-ATAV juga sangat mudah. Kendaraan ini bisa dibawa menggunakan Hercules atau digantung ke Helikopter berat. Sesuai peruntukannya, P6-ATAV memiliki 4 titik untuk pemasangan senjata. Senjata yang bisa digotong mulai dari senapan mesin sedang sekelas GPMG hingga Minimi. Jika diperlukan, P-6 juga bisa dipasang peluru kendali ringan seperi ATGM atau MANPADS.

Meski tidak dilengkapi kemampuan lapis baja, keempat ban telah menggunakan jenis run flat sehingga sanggup menahan terjangan proyektil. P6-ATAV yang mengusung transmisi otomatis dilengkapi kapasitas tangki bahan bakar 120 liter. Dengan kondisi fuel tank, P6-ATAV sanggup melaju sejauh 500 km. Di kondisi jalan mulus, P6-ATAV dapat melaju sampai kecepatan maksimum 120 km per jam.

Dikutip dari laman militermeter.com, rantis P6-ATAV merupakan salah satu karya enginer PT SSE. Kendaraan ini memang direncanakan, didisain, dan diproduksi khusus untuk pasukan khusus TNI.

Jadi sebelum memroduksi kendaraan ini, para enginer PT SSE mendengarkan secara seksama keinginan dari pasukan khusus TNI. “Jika kendaraan ini lincah, ya karena memang dirancang dan didisain untuk lincah. Semuanya sesuai dengan perhitungan kami,” jelas Jusuf Nurdin, General Manager PT SSE.

Untuk memenuhi permintaan sebuah kendaraan taktis yang lincah, kuat, dan bisa diandalkan, PT SSE menggunakan bahan-bahan yang nomor satu. Untuk plat misalnya, mereka menggunakan duralium yang ringan namun kuat.

“Filosofinya seperti pesawat. Pesawat itu memiliki struktur yang secara metalurgi kuat namun sangat ringan. Jadi plat ini ringan hampir seperti kertas namun kuat,” kata Sena Maulana, Progam Manager PT SSE.

(Osy)