Rohingya
JEBOL-Karena semua peserta aksi 69 ingin berada didepan untuk bisa menghentikan aksi kekejaman terhadap muslim Rohingya, tak sadar pagar besi blokade pihak kepolisian jebol. Rabu (6/9/2017)

cakranews.com, Jakarta - Masa aksi 69 kutuk aksi Myanmar yang melakukan genoside terhadap muslim Rohingya terus memadati Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta, Jl Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2017).
 
Karena semua massa ingin berada didepan untuk bisa menghentikan aksi kekejaman terhadap muslim Rohingya, tak sadar pagar besi blokade pihak kepolisian jebol. 
 
Massa yang terdorong perasaan marah dengan aksi Myanmar di Rakhine City seolah tidak merasa kelelahan dengan aksinya bahkan meraka semakin membara saat orator di atas mobil komando membakar semangatnya.
 
“Kita jihad kemanusiaan, maka dari itu tunjukkan sikap kemanusiaan kita, tenang, tenang dan tenang, jangan sampai anarkis, siapapun yang berlaku anarkis akan langsung di amankan, kita insya allah damai ” teriak Sulaiman dari mobil komando.
 
Terlihat sejumlah relawan pengamanan dari Jawara Betawi dan laskar Pembela islam FPI langsung dikerahkan untuk mengambil alih penjagaan di depan jeruji besi dengan membuat brikade border manusia.

 

(Ris)