Paus Fransiskus
reuters/ Paus Francis bertemu Aung San Suu Kyii di Vatikan pada Mei 2017

cakranews.com- Paus Fransiskus akan berkunjung ke Myanmar, pada November 2017 nanti, demikian pengumuman resmi pihak Vatikan awal bulan ini.

Tujuan Paus adalah untuk mencari solusi pemecahan masalah etnis Rohingya di provinsi Rakhine, Myanmar. Paus mengaku prihatin atas derita yang dialami saudara-saudara kami Paus meminta mereka yang datang di Katedral Santo Peter, Vatikan untuk mendoakan keselamatan etnis Rohingya.

Krisis di Rakhine memuncak ketika Oktober 2016, Aung San Suu Kyii mengirim pasukan untuk memadamkan pemberontakan di Provinsi Rakhine, setelah 9 polisi dibunuh oleh etnis Rohingya. Sebanyak 87 ribu pengungsi Rohingya melarikan diri ke Bangladesh, sejak peristiwa ini. Februari lalu, penyelidik PBB menyimpulkan bahwa militer Myanmar telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Sejumlah pengamat barat menilai bahwa penghargaan Nobel Perdamaian bagi Suu Kyii seharusnya dicabut karena tragedi ini.

Menurut Benedict Rogers, pemimpin Solidaritas Kristen sedunia bagian Asia Timur mengatakan, kedatangan Paus ke Rakhine akan menjadi langkah penting bagi terwujudnya perdamaian disana. "Paus akan berdiri bersama mereka dalam bingkai toleransi dan solidaritas. Ini langkah penting bagi solidaritas antar umat beragama, " jelas Benedict. (telegraph)

(@baronpskd)