Rohingya
baron/ unjuk rasa di Kedubes Myanmar, Jakarta Pusat

cakranews.com-Koordinator Masyarakat Profesional bagi Kemanusiaan Rohingnya Ichsan Loulembah mengatakan aksi dilakukan secara spontan oleh pendemo karena melihat kejahatan yang dilakukan oleh pemerintah Myanmar pada etnis Rohingnya.

"Kejahatan kemanusiaan tidak membedakan ras, agama dan sifatnya universal. Kami juga mempertegas sisi kemanusiaan harus dijunjung tinggi," kata dia di Kedubes Myanmar, Jl H Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat, pagi tadi.

Komunitas profesional yang terdiri sekitar 100-200 orang itu mendesak Pemerintah Myanmar menghentikan pembantaian pada etnis Rohingnya.

Ribuan Muslim Rohingya terpaksa melarikan diri ke perbatasan Bangladesh untuk menghindari kekerasan terburuk dalam lima tahun belakangan di Myanmar yang telah menewaskan 104 orang.

(@baronpskd)