Bajing Loncat
Polres Jakut /Polres Jakut bekuk bajing loncat Jakarta

cakranews.com-Polsek Metro Cilincing meringkus komplotan begal sadis di Jalan Cakung-Cilincing (Cacing), Cilincing, Jakarta Utara. Komplotan begal tersebut berjumlah tujuh orang berinsial M, 27 tahun, D, 24 tahun, EN, 22 tahun, EG, 25 tahun, DN, 22 tahun, EW, 25 tahun, dan CP, 22 tahun.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Dwiyono, mengatakan, pelaku sempat melakukan perlawanan saat hendak diringkus. Alhasil, dua pelaku di antaranya ditembak mati, yakni berinisial M dan D. Sedangkan DN, EW, dan CP tertembak di bagian kaki. Sementara EN dan EG ditangkap tanpa perlawanan.

"Komplotan begal ini menyebut dirinya Badboy yang terkenal sadis dan tidak segan-segan melukai korbannya yang melawan," ujar Kapolres kepada wartawan di Jalan Cakung-Cilincing, Cilincing, Jakarta Utara, akhir pekan ini.

"Ini geng sangat beringas. Beraksi di jalanan, bawa sajam serta merampok yang korbannya pengemudi mobil," ujar Kapolres.

Perjalanan kelompok badboys ini pun menjadi tersohor di sejumlah sopir truk. Di bawah ancamannya, para sopir tak berkutik ketika berhadapan dengan para pelaku. Belasan kejadian kejadian perampokan terjadi di Jakarta Utara dan Timur.Kapolres menambahkan, komplotan begal ini menjalankan aksinya ketika malam hari dan mengincar korban perempuan. Terlebih yang mengendarai kendaraan sendirian.

"Pelaku ini, menghampiri pengendara dengan modus beragam, mulai dari pengamen hingga bertanya-tanya," kata Kapolres.

Dari penangkapan itu polisi menyita barang bukti senjata tajam berupa satu pedang, dua pisau, dua celurit, dan dua golok. “Ketika korban melawan komplotan ini akan melakukan tindakan kejam, seperti melukai tubuh dengan membacok dengan senjata tajam," tutur Kapolres.

Sementara itu, Kapolsek Metro Cilincing, Kompol Ali Zusron mengatakan, untuk memburu pelaku pihaknya terpaksa melakukan penyamaran. Bekerja sama dengan para sopir truk, mereka kemudian melakukan pengintaian dan menggrebek satu pelaku saat merampok.

Saat hendak ditangkap para pelaku lainnya kemudian berdatangan. Sembari membawa sejumlah senjata pelaku melakukan perlawan. Polisi kemudian melakukan tindak tegas terukur kepada 7 pelaku, 2 pelaku tewas, 3 lainnya dilumpuhkan, dan 2 pelaku lain menyerah.

Atas kejadian ini, 5 pelaku yang masih hidup terancam hukuman penjara di atas 7 tahun lantaran dianggap melanggar Pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan.

(Baron)