China
Di partai puncak, China dikalahkan Korea dengan skor 2-3.

cakranews.com - Menyandang status juara bertahan dalam enam edisi terakhir Piala Sudirman, bukan berarti China berada di atas angin. Buktinya, sang jawara tumbang di tangan Korea Selatan dengan skor 2-3, Minggu (28/5/2017).

Di partai puncak, China dikalahkan Korea dengan skor 2-3. Dua poin diraih Negeri Tirai Bambu di ganda putra Fu Haifeng/ Zhang Nan dan tunggal putra Chen Long.

"Salah satu faktor kami kehilangan angka di sektor ganda adalah di semifinal kami bermain sampai larut malam, jadi kebugaran pemain pun berbeda. Di tambah pemain ganda putri kami pun bermain rangkap kemarin," kata Zhang Jun, pelatih kepala ganda, dikutip dari Badmintonindonesia.org.

Salah satu strategi China adalah tidak menurunkan pemain yang sama di dua laga beruntun. Dibandingkan susunan pemain di semifinal saat mengalahkan Jepang, hanya ganda putri Cheng Qinchen/Jia Yifan yang main dua kali beruntun.

"Kami memang menurunkan pemain yang berbeda di final kali ini. Hanya ganda putri saja yang kami turunkan di semifinal dan final. Kami cukup puas dengan penampilan ganda putra, tunggal putra dan tunggal putri kami hari ini, mereka menunjukkan keinginan mereka untuk menampilkan yang terbaik," ujarnya.

Penyebab lain kekalahan China dari Korea adalah karena baru saja melakukan perombakan di organisasi. Pascamundurnya Li Yongbo sebagai pelatih kepala, China dipimpin dua pelatih untuk sektor tunggal dan ganda. Sektor ganda berada di bawah komando Zhang Jun, sementara sektor tunggal berada di bawah pimpinan Xia Xuanze.

"Kami mengalami pergantian pelatih di organisasi kami, sekarang kami memiliki pelatih kepala di sektor tunggal dan sektor ganda, kami juga banyak pemain-pemain baru. Kami akan membutuhkan strategi baru untuk mengembangkan pemain-pemain kami," ungkap Xia.

"Tapi memang persaingan bulutangkis kali ini memang semakin berat, kami banyak menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat dari pada sebelumnya. Ini tentu menjadi tantangan bagi kami, tantangan dari negara-negara lain, dan kami menyukai tantangan," tandasnya.

(Ris)